12 Tahun Dalam Kebersamaan, Forsilam Mesir Adakan Tasyakuran.

Monday, 9 November 20150 comments




Jum’at (6/11) seluruh warga Forsilam Mesir kembali mengadakan kumpul bersama dalam rangkaian acara memperingati HUT Forsilam Mesir Ke-12, tasyakuran beasiswa bezet dan wada’an kanda Wahidul Kholis Assaumi.

Selain warga Forsilam lainnya, acara ini juga dihadiri oleh Gubernur kekeluargaan masyarakat jambi (KMJ), seluruh dewan MPA Forsilam, beserta rekan-rekan senior lainnya.

Seperti biasanya, bertempat di kediaman kanda Agus Setiawan, Saqor Qurays, acara ini-pun dimulai pada pukul 16:00 clt dengan dipimpin oleh saudara Muhammad Iqbal sebagai Master Of Ceremony (MC).

Setelah acara dibuka, kemudian dilanjutkan dengan beberapa kata sambutan yang disampaikan oleh ketua MPA Forsilam, kanda Amar Ma’ruf dan ketua Forsilam Mesir, kanda Alkholis. Dalam prakatanya kanda Alkholis menyampaikan “Dalam rangka memperingati HUT Forsilam Mesir ke-12 ini, semoga warga Forsilam dapat membawa Forsilam ke ranah yang lebih baik lagi, baik dalam segi kualitas akademis-nya, karakter azhari-nya, ataupun ukhuwah internal-nya”. Kemudian beliau juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan yang mendapat “Minhah Bait Zakat” yang telah mensponsori acara tersebut.

“Ini adalah bentuk syukur dari kami yang saat ini Allah memberikan kami nikmat yang begitu besar berupa beasiswa bait zakat, saya berharap dengan adanya acara tasyakuran seperti ini dapat memotivasi kita semua untuk lebih giat lagi dalam belajar dan akan melahirkan Ashab-ashab bezet lainnya”, ungkap saudara M Izzah, salah satu sohibul minhah.

Sedikit perlu diketahui, Bezet adalah singkatan dari Bait el-Zakat, adalah lembaga beasiswa yang dimiliki oleh pemerintah Kuwait untuk mahasiswa-mahaisiswa wafidin Al-Azhar yang berprestasi. Adapun tahun ini yang berkesempatan mendapatkan beasiswa tersebut adalah M Izzah, Suntari, Rahma Rahim, Revita, dan Marria Ulva.

Sebelum beranjak ke acara selanjutnya. MC nge-pending acara selama beberapa menit untuk sholat magrib berjamaah, dan kemudian dilanjutkan “solat gha’ib” bersama atas meninggalkan nenek dari saudara kita Hudi Supriyadi. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.

Berlanjut ke acara terakhir ya’ni wada’an/pamitan kanda Wahidul Kholis Assaumi. Yang Insya Allah beliau akan berangkat ke UEA (Uni Emirate Arab) untuk mengikuti karantina disana dalam rangka audisi ajang nasyid internasional yang diselenggarakan oleh Sharjah TV.

Setelah penutupan acara. Koki Forsilam, kanda Ari Gusti langsung memberi kode untuk mengajak santap malam bersama, dengan menu ayam aladin dan ayam bakar.




Dokumentasi









Kairo (7/11)
Reporter : Tim Media










Share this article :

Post a Comment

 
Support : el-Azizy | Forsilam Mesir | Blog
Copyright © 2011. Forsilam Mesir - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Amar
Proudly powered by Blogger